Berita Hawzah - Kantor Dewan Ulama Syiah Pakistan di Qom menyelenggarakan sebuah acara untuk menghormati dan mengapresiasi para ustadz Pakistan yang mengajar pelajaran tingkat tinggi (dars-e-kharij). Dalam acara tersebut, sebuah pesan khusus dari Hujjatul Islam wal Muslimin Sayyid Sajid Ali Naqvi, Ketua Dewan Ulama Syiah Pakistan, dikirimkan dan dibacakan.
Isi pesan sebagai berikut:
Penyelenggaraan pertemuan penghormatan ini oleh para pengurus dan anggota kantor Qom, sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasa ilmiah para ustadz Pakistan yang bermukim di Qom yang Suci, merupakan langkah yang bernilai, patut diapresiasi, dan dapat memperkuat semangat serta motivasi para tokoh tersebut. Sambil menghargai inisiatif yang penuh berkah ini, kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar para penyelenggara dan ustadz yang terhormat senantiasa diberi keberkahan dan kesuksesan yang terus bertambah.
Kehadiran Anda para cendekiawan di tanah suci ini, di satu sisi merupakan nikmat spiritual dan kehormatan besar, dan di sisi lain membawa tanggung jawab. Kehadiran ini menempatkan tugas-tugas penting dalam bidang agama, ilmu, dan dakwah di atas pundak Anda, dalam rangka menjalankan misi ilahi dan menyebarkan ajaran Ahlulbait (as).
Dalam proses pembelajaran dan penyebaran ajaran agama, penting untuk memperhatikan tuntutan zaman dan kebutuhan intelektual masyarakat, serta menjadikan metode mulia para nabi ilahi dan para Imam Maksum (as) sebagai pedoman dalam aktivitas ilmiah dan dakwah. Misi amar ma’ruf dan nahi munkar akan berdampak ketika disertai dengan pendidikan ilmiah yang cermat bagi para pelajar, dukungan terhadap mereka dalam perjalanan menuju kesempurnaan intelektual, dan perhatian khusus terhadap pembinaan akhlak.
Al-Qur’an memperkenalkan tujuan risalah para nabi sebagai upaya untuk memperbaiki masyarakat, dan berfirman: “Niatku tidak lain kecuali untuk melakukan perbaikan, sejauh kemampuanku.” Ayat suci lainnya menyatakan: “Hendaklah ada di antara kalian sekelompok orang yang menyeru kepada kebaikan, memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah yang munkar,” yang menegaskan misi ilahi ini.
Dalam menjalankan tugas penting ini, sangat penting untuk menerapkan metode yang benar dalam amar ma’ruf dan nahi munkar, serta menghindari perilaku atau ucapan yang dapat menimbulkan perpecahan dan jarak di antara kaum mukmin. Umat Islam adalah satu umat, dan kenyataan ini harus dijaga dalam praktik; sebuah kehormatan yang telah dicatat oleh bangsa Pakistan dalam sejarah keagamaan dan sosialnya.
Selain itu, penting untuk menjelaskan secara benar hakikat mazhab Syiah dan keyakinan aslinya; mazhab yang sepenuhnya berlandaskan tauhid, rasionalitas, argumentasi, dan spiritualitas, serta tidak memiliki kaitan dengan ghuluw (ekstremisme), syirik, tafwidh (penyerahan mutlak), atau penyimpangan pemikiran. Syiah adalah pewaris warisan ilmiah yang sangat berharga, yang jarang ditemukan tandingannya dalam mazhab lain, dan prinsip-prinsip akidahnya yang telah dijelaskan oleh para Imam Maksum (as) dan ulama yang berakar kuat adalah tetap dan tidak berubah.
Dalam kondisi sensitif dunia Islam saat ini dan menghadapi berbagai tantangan besar, pemanfaatan alat dan metode dakwah serta ilmiah yang modern adalah suatu keharusan. Upaya ganda perlu dilakukan untuk memperkuat budaya Islam, meningkatkan akhlak, dan menyebarkan nilai-nilai spiritual.
Sekali lagi, kami mengapresiasi langkah bernilai ini dan upaya para penyelenggara serta ustadz yang terhormat, dan di akhir pesan ini, kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar semua diberi kesehatan, kemuliaan, dan keberkahan yang terus bertambah.
Sayyid Sajid Ali Naqvi
Ketua Dewan Ulama Syiah Pakistan
Your Comment